Sastra atau Bukan?
Menyimak sastra sungguh menyenangkan bagi siapa saja yang suka membaca. Beberapa penulis sering kali membuat rangkaian kata yang indah, sarat makna, dan bagi saya yang cukup awam kadangkala kerepotan mendapatkan makna yang begitu dalam disimpan dalam rangkaian kata itu.
Hal seperti ini membuat saya menjadi penasaran untuk mencari tahu, apakah definisi sastra. Berbagai literatur saya telusuri, berbagai orang saya minta untuk bicara, tentang apakah sastra itu. Karena menurut saya, sebuah benda yang keras kita namai batu dan benda cair yang ada di dalam gelas kita namai air. Semua benda punya nama, punya identitas.
Sastra adalah identitas. Sayang sekali, kecerdasan saya tidak memadai untuk memahami, identitas untuk apa? Ya, memang begitu sebaliknya, ketika orangtua kita mengatakan sebuah makhluk sebagai kuda, kita lalu mendefinisikan bahwa dia berkaki empat, di belakang lehernya banyak bulu, mulutnya panjang dengan kuping meruncing dan tegak.
Bagaimana kita mendefinisikan sastra?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




0 komentar:
Posting Komentar