Bersama Kita Mengemuka

Jumat, 21 Februari 2014 0 komentar
Banyak sekali pihak yang menganggap bahwa penggunaan media bukan kertas membuat karya sastra seseorang menjadi berkurang kualitasnya. Lumayan lucu sepertinya, karena kebanyakan penerbit lebih berhitung secara ekonomis dalam menerbitkan suatu buku.

Apakah buku akan laku dan berapa banyak akan dicetak? Kalau tidak terjual di harga awal, apakah masih akan laku bila diberi diskon? Berapa banyak sisanya nanti yang akan kembali ke penerbit dan menumpuk di gudang?

Semua pertanyaan tadi yang menjadi awal pertimbangan untuk menerbitkan buku. Maka, kualitas adalah hal ke dua. Anda tahu betul, berapa banyak buku laris yang kualitasnya lebih rendah dibanding buku yang tidak laris. Padahal keputusan penerbit untuk menerbitkan lagi buku berikut dari penulis yang sama: L-A-R-I-S

Maka, sebagian dari kita kemudian hanya mengeluh. Sebagian terbesar, ya Anda termasuk, tetap menciptakan karya dan mempublikasikannya melalui media cyber: facebook, blog dan banyak lagi. Tetapi itu sangat sporadis dan mudah dipatahkan oleh kelompok yang sudah diterbitkan penerbit dalam format kertas.

Karena itu pula, mari kita bersama dalam Rumah Sastra Cyber dan kemudian membuat gerakan bersama, agar menjadi kuat dan mengemuka.

Mari.

0 komentar:

Posting Komentar

 

©Copyright 2014 Sastra Tanpa Kertas | TNB